Tips Lolos Tes Potensi Akademik (TPA)

Posted by Haliza Azwa 28 April 2013 0 komentar
Tes Potensi Akademik atau yang lebih sering dikenal dengan TPA merupakan tes yang paling sering muncul di berbagai macam tes. Tes Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN), Tes kerja, Tes masuk sekolah, Tes magang, dan berbagai tes pada seleksi masuk.
Soal-soal TPA merupakan soal pengetahuan dasar dan logika. Secara sepintas, ketika kita melihat bentuk soalnya, maka kita pasti akan berkesimpulan bahwa soal itu “mudah”. Akan tetapi biasanya, ketika waktumengerjakan tiba, maka semua soal akan kelihatan menjadi “SULIT”.
Agar hal itu tidak terjadi, simak baik-baik tips berikut ini :
  1. Persiapan diri secara matang
Mempersiapkan diri secara matang merupakan hal pertama yang wajib dilakukan. Persiapan ini meliputi banyak hal, termasuk persiapan fisik dan persiapan materi belajar. Untuk Fisik lakukan persiapan dengan banyak olahraga. Sedangkan persiapan materi, bias dengan membeli buku, meminjam, atau mengunduh di internet. 

2. Tambah wawasan
 
Menambah wawasan ini sangat penting, karena biasanya model soal yang keluar di TPA bersifat umum dan mendasar. Kita perlu sering membaca buku, Koran, update info terbaru, kalau perlu belilah buku Ringkasan pengetahuan Umum. Agar tidak perlu menghafal, maka biasakanlah untuk membaca setiap hari dengan durasi yang sudah ditentukan. Menambah wawasan bisa juga dengan banyak bertanya pada teman, guru, ataupun orang yang sudah lebih dahulu pengalaman. Sering bertukar pengalaman dengan mereka, akan memeperkaya pengetahuan kita.

3.       3. Sering Berlatih
Ada pepatah Jawa mengatakan “ Witing Trisno jalaran Suko Kulino (Cinta itu bisa datang karena terbiasa)”. Terbiasa disini berarti membiasakan diri untuk mengerjakan latihan-latihan TPA. Latihan ini bisa kita kerjakan sendiri, tetapi akan lebih baik dan bermanfaat jika kita berlatih dan berbagi dengan orang lain atau teman kita. Semakin banyak kita berlatih, maka akan semakin kuat materi melekat di pikiran kita.

4.   4.  Pada saat mengerjakan
a.       Bacalah Doa terlebih dahulu
b.      Tenangkan pikiran dan Hati
c.       Fokus pada apa yang kita hadapi
d.      Tinggalkan soal yang sulit, kerjakan yang mudah terlebih dahulu
e.      Membaca pertanyaan terlebih dahulu sebelum membaca teks

Nah inilah sobat pembaca beberapa tips tentang cara menaklukkan Tes Potensi Akademik. Semoga berhasil ya!



Baca Selengkapnya ....

Lowongan Pekerjaan

Posted by Haliza Azwa 25 April 2013 0 komentar

Bagi teman-teman yang berasal dari jurusan Bimbingan Konselling ada lowongan menarik ni....

SMK Tunas Harapan Pati membutuhkan tenaga pengajar atau Guru Bimbingan Konseling (BK). Sekolah dibawah naungan Yayasan Tunas Harapan ini membutuhkan guru BK dengan kualifikasi:

1. Satu Pria dan satu Wanita
2. Pendidikan minimal S1 Bimbingan Konseling

 

Bagi yang berminat dapat segera mengirimkan surat lamaran lengkap ke alamat:
SMK TUNAS HARAPAN PATI
(Kelompok: Teknologi dan Industri)

Jl. Raya Pati-Trangkil Km 4 Telepon (0295) 382470 Fax (0295) 382234
Pati-Jawa Tengah
Paling lambat 25 Mei 2013


Baca Selengkapnya ....

Puisi

Posted by Haliza Azwa 24 April 2013 0 komentar
Senandung Kerinduan

Hujan turun membasahi bumiku yang lembab
Menghalangi Sang surya yang tengah bersinar dengan terangnya
Suara gemuruh percikan air mengenai atap diiringi siulan angin menyapa
Siang hariku…..

Ingin rasanya ku dendangkan sebuah lagu kerinduan
Di tengah kesendirian dalam buaian angin
Lagu kerinduan tentang kampung halaman
Tentang Ibu, ayah, dan sanak keluargaku….

Lagu kerinduan yang menusuk hati
Meninggalkan perih yang tak terkira
Kerinduan yang tak mudah terbaca.

Biarlah angin mengabarkan salamku pada mereka
Biarlah hujan membawa serta rinduku dalam perjalanannya
Semoga ketika mereka sampai disana
Akan ada kerinduan yang sama
Akan ada rasa yang sama…
Yang akan menjelma menjadi kehangatan
Saat perjumpaan tiba.
                                                                                                              Ananda Sibawih



Baca Selengkapnya ....

Merindukan Indonesia Baru

Posted by Haliza Azwa 04 February 2013 0 komentar
Rasanya sudah bosan dengan pemandangan setiap hari di televisi. Suguhan berita hanya bolak balik arah dari kehidupan selebritis yang serba wah, gosip tentang hubungan terlarang atau Artis yang sedang naik daun dan tersandung Narkoba. Bosan juga dengan acara televisi yang  menyuguhkan talk show atau reality show yang hanya membahas kesuksesan-kesuksesan para artis. Seolah-olah di negeri ini hanya artis saja yang mudah dapat "duit". Kalo ga artis, yang jadi bahan pemberitaan ya mereka yang sekarang sedang wira wiri di ruang sidang tersandung kasus korupsi. Topik pembicaraan tenatng mereka yang ramai ramai kita pilih untuk menyauarakan aspirasi kita, mereka yang disebut oleh negara sebagai Wakil Rakyat.
Entah karena apa dan awalnya bagaimana seolah negara ini tidak  bisa bangkit dari keterpurukan. Tidur panjang dan pulas.Sebagian orang yang diamanahi kekuasaan cenderung mementingkan kepentingan pribadi dan golongan. Tidak ada langkah ekstra dan nyata yang terbukti jitu mengajak semua elemen bangsa ini menjadi satu padu membangun kejayaan bersama. Mereka yang berkuasa justru leluasa membuat bangsa ini menjadi semakin rendah dalam pandangan dunia.


Baca Selengkapnya ....

Menentukan Kaki Transistor

Posted by Haliza Azwa 28 January 2013 0 komentar

Mau bagi-bagi ilmu ni para sahabat pembaca. Terutama para sahabat pembaca yang lagi belajar komponen elektronika atau yang lagi seneng dengan yang namanya elektronika. Kali ini saya akan berbagi tentag cara menentukan kaki TRANSISTOR menggunakan multimeter.

  • Menentukan Kaki Basis

  1. Pastikan saklar pemilih pada multimeter analog berada pada skala Ohmmeter. 
  2. Multimeter dianggap berfungsi sebagai baterai, dimana probe hitam dianggap positif dan probe merah negative. 
  3. Sambungkan salah satu probe pada salah satu kaki transistor 
  4. Sambungkan probe yang lain ke kaki-kaki transistor yang lain secara bergantian, sehingga mendapatkan kondisi satu probe tetap pada satu kaki dan probe yang lain betukar-tukar tempat. 
  5. Pastikan bahwa posisi satu kaki probe tetap pada satu kaki transistor, dan probe yang lain bertukar hingga mendapatkan kondisi jarum selalu menyimpang dengan salah satu probe selalu terhubung dengan salah satu kaki transistor. 
  6. Apabila jarum menyimpang dengan kondisi salah satu probe yang tetap menyambung, maka kaki transistor pada probe yang tetap adalah kaki Basis. 
  7. Jika probe yang terletak pada kaki Basis tersebut adalah merah, maka tipe transistor tersebut adalah PNP. 
  8. Jika probe yang terletak pada kaki Basis tersebut adalah hitam, maka tipe transistor tersebut adalah NPN.
Demikianlah cara menentukan Kaki basis pada transistor. Selanjutnya untuk menentukan kaki Kolektor dan Emitor, ikuti langkah berikut ya :
  1. Pastikan kita sudah tahu tipe transitornya. 
  2. Hubungkan probe dengan kaki-kaki selain basis, colek kaki basis menggunakan jari kita, sehingga sedikit menyimpang.
  3. Misalnya tipe transistornya adalah tipe PNP, apabila jarum menyimpang sedikit setelah kaki basis kita colek dengan jari, maka Probe hitam adalah Emitor dan Probe merah  adalah Colector 
  4. Pada tipe transistor NPN, apabila jarum menyimpang sedikit setelah kaki basis kita colek dengan jari, maka Probe hitam adalah Colector dan Probe merah adalah Emitor.
Oke Sobat Inilah cara menentukan kaki transistor menggunakan multimeter analog. Selamat Mencoba! 

Baca Selengkapnya ....

Maulid Nabi

Posted by Haliza Azwa 22 January 2013 0 komentar
Setiap tanggal 12 Rabiulawal, banyak sekali umat muslim yang merayakan hari kelahiran Nabi Agung, Nabi Muhammad SAW yang biasa dikenal istilah Maulid Nabi. Perayaan Maulid Nabi biasanya diisi dengan berbagai kegiatan keagamaan berupa pengajian, shalawat atau doa bersama,serta perlombaan-perlombaan yang nantinya semua itu diharapkan dapat menumbuhsuburkan kecintaan terhadap Nabi Muhammad SAW. Rasa cinta yang senantiasa harus ditumbuhsuburkan dalam dada setiap muslim, terlebih lagi generasi muda. Memang, menunjukkan rasa cinta tidak hanya dengan mengenang kelahiran beliau, ada banyak sekali cara, tetapi dengan momen ini diharapkan mampu menjadi pemantik api bagi mereka yang kurang sadar dan lalai dalam mencintai Rasulullah.

Baca Selengkapnya ....

Pendidikan Vs. RSBI

Posted by Haliza Azwa 20 January 2013 0 komentar
Dengan dibubarkannya sekolah sekolah bertitel RSBI (Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional) oleh Mahkamah Konstitusi baru-baru ini menuai banyak komentar dan pendapat. Ada yang setuju dan mendukung keputusan tersebut, ada juga yang menolak atau bahkan bertanya-tanya mengapa Mahkamah Konstitusi (baca : MK) harus membubarkan RSBI. Beberapa alasan yang dikemukakan oleh MK tentang pembubaran RSBI antara lain adalah Kesenjangan perlakuan terhadap sekolah dan siswa, kesenjangan aliran dana atau bantuan dari pusat, serta mengikis karakter bangsa. Untuk alasan yang terakhir ini disebutkan bahwa, metode pengajaran RSBI yang menggunakan system Billingual atau dua bahasa atau bahkan lebih mengedepankan penggunaan Bahasa Inggris dapat menyebabkan kurangnya rasa cinta pemuda Indonesia terhadap Bahasa Ibu, yaitu Bahasa Indonesia.
            Terlepas dari apapun alasan yang dikemukan MK tentang pembubaran RSBI, kita sebagai masyarakat Indonesia tetap mendukung terwujudnya pendidikan yang berkualitas dan bermoral. Pendidikan yang mampu mencetak generasi bangsa yang bersih, jujur, dan mau bekerja keras uuntuk kemajuan bangsanya, bukan hanya untuk kemajuan golongan atau pribadi. Apapun title sekolah eks RSBI nantinya, kita berharap bahwa pemerintah semakin jeli dan hati-hati dalam membuat kebijakan-kebijakan yang menguntungkan bagi Negara.

Baca Selengkapnya ....
Posted by Haliza Azwa 18 November 2012 0 komentar
Suatu hari seorang anak laki-laki sedang bermain bersama ketiga temannya.
A   : Wah, mainanmu baru ya?
B   : Iya Nih. Mama yang beliin
C   : Beli dimana?
B   : Kata mamaku beli di Pasar.
A   : Lho koq dipasar sih?kata mamaku di pasa itu tempat membeli sayur.
C   : Iya. kemarin mamaku juga pulang dari pasar membawa sayur.
B   : O...gitu.berarti kalo ke Pasar kita bisa beli mainan dan sayur.
A   : He eh ya....trus ke Pasar naik apa?
B   : Naik motor lah. Khan jauh? Pasar itu jauuuhhhh sekali...
C   : tapi kalo mama ke Pasar naik becak.
A   : Lha terus mamaku naik apa? khan ga punya motor?
B   : kamu pingin mainan kaya gini?
C   : Iya.
B   : kalo gitu kita beli aja di tukang sayur yuk....khan sama saja.
A   : iya betul...mamaku kalo beli sayur kadang di pasar kadang di tukang sayur....



Baca Selengkapnya ....

ROBOPOD-Kretifitas Anak Negeri

Posted by Haliza Azwa 15 November 2012 0 komentar
Robopod atau Robot Podium adalah sebuah hasil karya tim Teknik Otomasi Industri SMK Tunas Harapan Pati. Robopod dilaunching pertama kali pada saat acara pembukaan Lomba Keterampilan Siswa (LKS) XX tingkat propinsi Jawa Tengah tahun 2011 lalu. Setelah itu, Robopod juga digunakan untuk acara pembukaan NSO (National Science Olympiad) SMP RSBI-tingkan Nasional yang ketiga di Surakarta, dan masih banyak even lainnya. Baru-baru ini, ROBOPOD digunakan juga untuk acara peresmian kabupaten Pati sebagai Kabupaten Vokasi di Jawa Tengah.
Robopod sejatinya adalah sebuah podium yang biasa digunakan untuk berpidato atau menyampaikan sambutan. dari bentuk yang dilihat, ROBOPOD hanya tampak seperti podium biasa. Namun istimewanya, podium ini bisa berubah ukuran, bergerak untuk melakukan aktifitas yang lain, seperti menggerakkan tombol, memukul gong, dan lain sebagainya.
         Jurusan Teknik Otomasi Industri merupakan satu dari 8 jurusan yang dimiliki SMK Tunas Harapan Pati. Sebagimana namanya, pada jurusan ini, siswa diajak berkreatifitas dan terampil mengoperasikan suatu alat berbasis otomasi. Selain bisa mengoperasikan, siswa juga diajak untuk terampil berkarya dan membuat ide. Banyak prestasi yang di dapat oleh siswa jurusan Teknik Otomasi Industri, antara lain adalah langganan juara Nasional LKS bidang mobile Robotic, juara nasional LKS Indsutrial Kontrol (2011), dan juara serupa untuk tingkat propinsi bidang Mekatronik. Selain Kreatifitas siswa, para guru juga membuat karya kreatif yang sudah beberapa kali diikutsertakan dalam pameran ilmiah, kegiatan pendidikan, bahkan menjuarai beberapa ajang kreatifitas. untuk lebih mengenal jurusan Teknik Otomasi Industri di SMK TUNAS HARAPAN PATI, anda bisa mengunjungi websitewww.smktunasharapanpati.sch.id dan memilih link Teknik Otomasi Industri.




Baca Selengkapnya ....

Apa yang engkau pikirkan

Posted by Haliza Azwa 07 November 2012 0 komentar

<Sekedar sharing.....>
Sebagai seorang guru, hati saya sangat sakit dan miris, ketika melihat siswa yang sudah dengan susah payah disekolahkan oleh orang tuanya, tetapi dia malah acuh tak acuh terhadap sekolahnya. Kali ini saya ingin berbagi dengan anda semuaa....
Ada siswa di sebuah sekolah yang sudah duduk di kelas XII. Anak ini berasal dari keluarga berkecukupan. Perekonomian keluarganya boleh dibilang tingkat menengah ke atas. kebutuhan anak selalu tercukupi, ini bisa dilihat dari fasilitas pendukunganya di sekolah. Orang tuanya memberi dukungan penuh dan pemenuhan kebutuhan materi yang mungkin bisa dibilang lebih dari cukup. Sehingga dengan materi yang berlebih itulah, anak bisa dengan mudahnya mengenal "asyik"nya dunia luar. Saking ayiknya "berpetualang" dengan teman-temannya, anak ini menjadi sering bolos, sama sekali tidak acuh terhadap sekolahnya.  
         Sang Anak  memang cukup bermasalah sejak kelas X, bahkan ketika duduk di kelas XI anak ini nyaris dikeluarkan dari sekolah, karena tindakannya yang sering bolos dan tidak acuh terhadap tugas-tugas sekolah. Tetapi berkat dukungan dari keluarga dan motivasi guru yang tiada henti, anak ini tetap bertahan di bangku sekolah sampai akhirnya dia kelas XII. Ketika akan naik ke kelas XII, keluarganya tertimpa musibah, ada salah satu anggota keluarga yang sakit keras, sehingga harus sering keluar masuk rumah sakit. Biaya pengobatan yang tinggi, menjadikan keluarganya pun sedikit goyah, anak ini secara otomatis kekurangan perhatian dari kedua orang tuanya.
Pada saat-saat ini pihak sekolah melalui guru tidak henti-hentinya memberikan motivasi untuk si anak, agar dia bisa kuat dan berubah dengan adanya musibah yang menimpa keluarganya. Awal kelas XII, sikap belajarnya membaik. Dia rajin masuk, mau mengerjakan tugas, dan tidak lagi membolos ketika pelajaran tertentu. 
Akan tetapi, mendekati semester pertama, kelakuannya berubah lagi, dia mulai sering bolos, baik bolos seharian penuh, maupun pada saat pelajaran tertentu. Anak ini pun terancam dikeluarkan dari sekolah. Ketika sekolah menghubungi orang tuanya, orang tuanya benar-benar syok, karena mereka mengira bahwa si Anak sudah berubah. dan akhir-akhir ini anak itu selalu ijin berangkat sekolah. Orang tuanya yang masih keluar masuk rumah sakit sudah tidak tahu lagi harus berbuat apa....
Sungguh...melihat kejadian di atas, saya mengelus dada....dimanakah hati seorang anak melihat kondisi orang tuanya yang demikian. Jika anda bertemu dengan anak seperti ciri-ciri yang saya sebutkan di atas, mungkin tiga hal ini bisa kita pesankan pada mereka  :
  1. Ketika kita tersadar dari mimpi panjang tentang kehidupan angan-angan, kita harus menyadari bahwa tiada yang tersisa dari diri kita, kecuali penyesalan.
  2. Jika engkau memang tak lagi memiliki hati yang cukup bisa mengerti akan kasih sayang, dengan apakah lagi Ibumu menghiba untuk mendapat penghormatan
  3. Tidak ada yang kebetulan dalam hidup ini. Masa depan kita tergantung dari apa yang kita lakukan sekarang.
Salam sayang untuk semua siswa di seluruh Indonesia....Berhentilah acuh terhadap sekolahmu, karena itu pasti akan menyakiti orang tuamu.  


Baca Selengkapnya ....
ricky pratama support eva's blog - Original design by Bamz | Copyright of Education Center.